Saka Bakti Husada (SBH) Kabupaten Tangerang Mengikuti Lokakarya Komunikasi RIsiko dan Perubahan Perilaku Zoonosis dan Penyakit Infeksius Baru: Penguatan Mekanisme Penanganan Hoaks Kesehatan Yang Diselenggarakan Pada Bulan Juli Di Ruang Pertemuan Lantai 3, SMArt Building, Dinas Komunikasi dan Informatika (DISKOMINFO) Kabupaten Tangerang. Kegiatan Ini Merupakan Bentuk Kolaborasi Antara Pemerintah Kabupaten Tangerang, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Melalui Program Epic Global Health Security, Serta Berbagai Perangkat Daerah dan Mitra Terkait Untuk Memperkuat Kesiapsiagaan Menghadapi Penyakit Infeksius Baru Sekaligus Menanggulangi Penyebaran Hoaks Kesehatan.
Lokakarya Menghasilkan Kesepakatan Mengenai Penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) Debunking Hoaks Kesehatan. Sop Tersebut Mengatur Tahapan Penanganan Mulai Dari Deteksi Informasi Melalui Jejaring Rcce, Fact Checker, Data Kementerian Kesehatan, Hingga Pemantauan Tim Patroli Siber Komdigi. Selanjutnya Dilakukan Proses Verifikasi Oleh Tim Moderasi Yang Terdiri Atas Tenaga Kesehatan, Penyuluh Komunikasi, dan Unsur Terkait Untuk Menentukan Langkah Penanganan Berdasarkan Hasil Verifikasi.
Apabila Informasi Dinyatakan Sebagai Hoaks, Akan Dilakukan Klarifikasi, Penyusunan Konten Edukasi, Penyebarluasan Informasi Yang Benar, Serta Koordinasi Dengan Pihak Terkait Apabila Diperlukan Tindakan Lebih Lanjut Terhadap Konten Digital. Lokakarya Juga Membagi Peran Setiap Instansi, Di Mana Dinas Kesehatan Menyusun Materi Edukasi, Dpkp Melaksanakan Penyuluhan, SBH Merancang Konten dan Melakukan Sosialisasi Kepada Masyarakat, Dlhk Mendukung Penyebaran Informasi, Disdik Mengedukasi Siswa, Bappeda Mendukung Perencanaan, dan Fkts Mengoordinasikan Kegiatan Sosialisasi.
Melalui Kegiatan Ini Diharapkan Terbangun Mekanisme Penanganan Hoaks Kesehatan Yang Terintegrasi, Cepat, dan Efektif Sehingga Masyarakat Memperoleh Informasi Yang Benar, Mengurangi Kepanikan, Serta Meningkatkan Kesiapsiagaan Menghadapi Ancaman Penyakit Infeksius Baru Di Kabupaten Tangerang.
Tinggalkan Balasan
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib diisi ditandai *
Komentar
Belum ada komentar.